Tampilkan postingan dengan label Akhlak cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhlak cerita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Oktober 2012

Bola Salju Miskonsepsi

Suatu hari Tejo berjalan-jalan dalam sebuah perkampungan dan bertemu dengan seseorang yang ternyata seorang ulama di daerah itu. Ia bertanya ulama tersebut, sebut saja Syeh Singaparna..
Tejo menyapa sang ulama, "Assalamu'alaikum...."
"Wa'alaikum salam, ada yang bisa kami bantu anak muda?", jawab Syeh Singaparna dengan nada yang lembut.
"Perkenalkan nama saya Tejo pak ustad, saya berasal dari daerah Blitar, saya sekarang sedang mengembara ke seluruh pelosok negeri hanya untuk mencari sebuah jawaban dari pertanyaan saya, mungkin saja bapak bisa menjawab pertanyaan saya..", jawab Tejo.

Selasa, 31 Juli 2012

Saat Tejo Berjalan Kaki


Suatu hari Tejo sedang berjalan di pegunungan dan menemukan sebongkah berlian dalam sebuah sungai. Tak lama kemudian ia bertemu dengan seorang pejalan lain yang tampaknya sangat kelaparan. Lalu Tejo membuka tas ranselnya dan memberikan beberapa potong roti padanya. Tanpa sengaja pejalan yang kelaparan itu melihat batu berlian itu berkilauan dan memohon agar ia diberikan batu berlian itu saja. Tejo memberikannya begitu saja tanpa berat hati.

Pejalan itu meninggalkan Tejo dengan gembira. Ia merasa sangat beruntung karena telah mendapat batu berlian tiada ternilai harganya. Bila ditukar, berlian itu dapat memenuhi semua kebutuhan selama hidupnya.

Selasa, 12 Juni 2012

Qur'an dibaca, jin kepanasan?

Pertama, perlu kita ingat bahwa seorang muslim harus beriman kepada perkara yang ghaib, yang tidak dapat dirasakan oleh panca indera tetapi sudah dinyatakan keberadaannya oleh dalil. Allah ta’ala mengingatkan ;

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ
الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ

“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.” (Al Baqarah : 2-3).

Selasa, 22 Mei 2012

Api dan Asap Tejo


Pada suatu ketika, dalam perjalanan pulang dari kepulauan seribu, Tejo menempuh jalan laut melewati ombak yang besar. Kapal yang ditumpanginya tidak dapat mempertahankan kendali karena terjangan ombak yang tinggi, akhirnya tenggelam diterjang badai. Semuanya porak poranda. Tak ada  awak yang tersisa, kecuali satu orang, Tejo yang berhasil mendapatkan pelampung. Namun, nasib baik belum berpihak pada Tejo. Dia terdampar pada sebuah pulau kecil tak berpenghuni, sendiri, dan tak punya bekal makanan.
Dia terus berdoa pada Tuhan untuk menyelamatkan jiwanya. Setiap saat, dipandangnya ke penjuru cakrawala, mengharap ada kapal yang datang merapat. Sayang, pulau ini terlalu terpencil. Hampir tak ada kapal yang mau melewatinya. Sambil berharap, Tejo membangun sebuah gubuk sederhana sekedar untuk menghindarkan badannya dari terik matahari dan hujan. Gubuk itu dia buat dengan cermat dan kokoh, sehingga tidak mudah roboh oleh terjangan angin pantai. Selepas membangun gubuk,  untuk menghangatkan badannya, Tejo membuat perapian.

Kamis, 19 April 2012

Tejo dan Keledai


Suatu hari keledai milik seorang petani (Tejo) jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara Tejo memikirkan apa yang harus dilakukannya.
Akhirnya, ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai.
Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam.

Teka-teki Al-Ghazali


Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka-Teki ) :

Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita didunia ini?"
Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat
Imam Ghazali = "Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran :185).”

Kamis, 14 Juli 2011

Obral Moral

Saat ini, banyak kemerosotan moral terjadi dimana-mana, banyak anak muda menggunakan narkoba, Napza dan lain sebagainya, orangtua melakukan kumpul kebo, anak muda berpacaran sampai ke tingkatan KNPI, bahkan sudah sampai ke I... salah siapa?
Jika kita melihat kondisi ini, banyak yang menyalahkan media pemberitaan yang ada, atau bahkan ke dunia maya, internet... benarkah?

Kamis, 16 Juni 2011

KABURNYA KEADILAN

Sebuah kisah, jaman dulu kala ada dua orang sahabat karib, namanya Keadilan dan Kekuasaan. Mereka sedang membahas tentang teman mereka yang bernama Kekayaan.
Keadilan : Bro, apa yang kamu rasakan jika kamu sedang dekat dengan teman kita itu?
Kekuasaan : Siapa Bro?
Keadilan menjawab dengan singkat, Kekayaan!

Senin, 13 Juni 2011

Waktu yang berharga

Jack baru saja mendapatkan pelajaran berharga.
Ia membuka sebuah kotak keemasan dan ia mendapati di dalamnya sesuatu yang sangat berharga juga secarik kertas yang sangat berkesan.
Waktu kecil ia tinggal bersama ibunya di sebuah kota kecil. Ia bertetangga dengan seorang duda yang istrinya sudah meninggal. Duda itu tidak mempunyai anak dan hanya tinggal sendiri. Pria malang itu melihat Jack bertumbuh dari seorang anak-anak, sampai kencan pertamanya, lulus dari kuliah, bekerja dan menikah. Jack adalah seorang pekerja keras yang gila kerja.
Ia bahkan tidak ada waktu untuk putrinya dan istrinya. Setelah ia menikah, ia dan keluarganya tidak lagi tinggal di sebelah rumah pria tua itu. Mereka pindah.

Jumat, 10 Juni 2011

Baik atau Buruk?

Buruk itu mungkin bukannya buruk, ia mungkin baik,   baik itu mungkin bukannya baik, ia mungkin buruk ...
 
" Setiap kesusahan, setiap kegagalan, setiap  kecacatan, setiap penyakit jasmani, setiap keadaan dan  pengalaman tidak menyenangkan, memiliki faedah yang  sepadan, seringkali dalam bentuk tersembunyi... "
 
Alkisah, pada suatu masa, seorang orang tua telah kehilangan  kudanya.  Para tetangga semuanya datang untuk menghibur hatinya.  Tetapi si orang tua berkata, "Itu mungkin suatu  kejadian yang baik".
Para tetangganya bingung, diperjalanan mereka berkata, “mana mungkin orang kehilangan kuda kok malah daianggap sesuatu yang baik?, apakah dia telah gila karena kehilangan kudanya?”

Saat Prapti pergi

Suatu ketika, Galuh mengajak Prapti menemui Tejo di sebuah rumah makan, di sekitar tempat wisata alam. Mereka akhirnya memutuskan untuk m...