Dalam benak Tejo, dia harus segera membungkam suara sang cacing dalam perutnya dengan makanan yang enak. Kemudian dia berkeliling dengan sepeda onthelnya yang memang sudah tua, kemudian dia melihat ada warung soto... Soto Kudus...
Cacing dalam perut Tejo bersuara keras "Hai Tejo, ingat kami..!"
Tejo lalu berbisik, "Diam saja;ah, ntar ku banjiri kalian dengan air panas!"
Tak berapa lama, Tejo mengayuh sepedanya menuju warung itu dan segera memesan soto untuk membungkam sang cacing.


